Jakarta, 3/9 (Pinmas)--Penyewaan pemondokan bagi jemaah haji Indonesia 1430 H di Mekkah telah selesai dilaksanakan. Diperoleh 406 rumah dengan kapasitas 195.277 orang. Pemondokan di Ring I dengan jarak maksimal 2000 meter sebanyak 116 rumah dengan kapasitas 52.408 orang. Hal itu diungkapkan Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni pada rapat kerja dengan komisi VIII DPR-RI di Senayan, Jakarta, Selasa Malam.
Pondokan di Ring I ini, kata Menag berada di wilayah Hafair, Jarwal, Sulaimanah Dahlatul Jin, Jummaezah, Misfalah dan Syari Mansyuri, dengan harga sewa 2500 riyal per jemaah, tidak ada pengembalian selisih harga sewa dan tidak disediakan transportasi.
Menurut Menag, pondokan di Ring II yang jaraknya lebih dari 2000 meter, berjumlah 290 rumah dengan kapasitas 142.869 orang, berada di wilayah Mahbaz Jin, Aziziah Janubiyah, Aziziah Simaliah, Syisya-Raudah, Bakhutmah, Maabda, Ray Zakhir, Syari mansyur II, Syari Umul Quro, Syari Sittin, Jahir dan Nuzhah. "Untuk pemondokan di ring dua, disediakan transportasi dari pemondokan ke Masjidil Haram, pulang pergi," ucapnya.
Menag menambahkan, distribusi pemondokan kepada jemaah haji akan dilakukan dengan sistem Qurah. Untuk tahun ini, pemerintah Saudi menerapkan kebijakan kewajiban setiap jemaah harus memberikan jaminan 50 riyal dan setiap gedung/pemondokan jemaah harus memiliki tangga darurat.
Penyewaan pemondokan di Madinah, kata Menag, 75 % di wilayah Markaziah dan 25 non Markaziah dengan jarak maksimal 750 meter dari pelataran Masjid Nabawi. "Sewa di wilayah Markaziah 600 riyal per jemaah dan non Markaziah 500 riyal," tambahnya.
Untuk hotel transit di Jeddah, disewa 7 gedung terdiri 6 hotel berbintang 4 dan 1 gedubg setara dengan hotel berbintang 4 dengan kapasitas 136.447 orang. Sewa hotel transit di Jeddah ini 100 riyal per jemaah dengan sistem paket, mencakup akomodasi, konsumsi, pengangkutan tas tentengan, city tour dan transport ke Bandara. (ts)