Banner
Home
Sinertour :: Umroh Murah, Umroh Plus & Haji Khusus, Tour & Travel, Wisata Domestik & Internasional
Menag Saat Halal Bihalal Mohon Maaf Atas Segala Kekurangan PDF Print E-mail
akarta, 20/9 (Pinmas)--"Kalau mengejar uang, kita akan terjerumus. Tapi kalau mengejar berbuat baik, uang akan mengejar kita."

Kalimat nasihat itu diucapkan Menteri Agama RI Muhammad Maftuh Basyuni pada acara Halal Bihalal dengan segenap pejabat dan karyawan/karyawati Departemen Agama Pusat, Senin pagi tanggal 28 September 2009 (9 Syawal 1430 H) di Gedung Sasana Amal Bakti Depag Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta.

Pada awal sambutan Menteri Agama menjelaskan makna Halal Bihalal yang telah menjadi tradisi umat Islam di Indonesia. Dalam Islam, persoalan yang menyangkut hubungan dan hak sesama manusia baru dapat diampuni Tuhan jika telah dimaafkan dan diselesaikan dengan orang yang bersangkutan, tegasnya.

Maftuh Basyuni dalam kesempatan halal bi halal terakhir sebagai Menteri Kabinet Indonesia Bersatu masa jabatan 2004-2009 menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran Departemen Agama atas segala kekurangan selama memimpin Departemen Agama dan jika ada tingkah laku yang kurang berkenan selama ini baik selaku pribadi maupun atas nama keluarga.

Read more...
 
Visa Haji Hanya Berlaku di Mekkah, Madinah dan Jeddah PDF Print E-mail

Jakarta, 28/9 (Pinmas) - Meski jamaah haji Indonesia pada musim haji tahun 1430 Hijriyah/ 2009 mempergunakan paspor hijau yang berlaku secara internasional, namun visa yang diberikan pemerintah Arab Saudi hanya berlaku di tiga kota yaitu, Mekkah, Madinah dan Jeddah.

Sekretaris Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Abdul Ghafur Djawahir menyampaikan hal itu di Jakarta, Senin (28/9). "Visa yang diberikan pemerintah Saudi merupakan visa haji, jamaah hanya ke tiga kota Mekkah, Madinah dan Jeddah," jelas Ghafur.

Ia mengatakan, untuk berkunjung ke kota lain seperti Thaif dan Riyyad, bagi pemilik paspor internasional harus mengajukan permohonan ke pemerintah Arab Saudi melalui Kedutaan Besar. "Tapi bagi jamaah hanya diberikan visa haji, adapun untuk masuk di kota lain seperti dengan visa pelajar atau pekerja," kata Ghafur.

Mengenai proses pemvisaan jamaah haji Indonesia, ia mengatakan, hingga Senin 28 September sudah 90.799 calhaj memperoleh visa dari Kedubes Arab Saudi. Sementara paspor yang sudah selesai di kantor imigrasi mencapai 145 ribu paspor. "Di beberapa tempat sudah selesai paspornya tapi belum dikirim ke Depag pusat," imbuhnya.

Menurut dia, Depag mengupayakan seluruh proses pemvisaan sudah rampung sebelum kloter pertama jamaah haji Indonesia berangkat dari tanah air, 23 Oktober mendatang. "Target kami awal bulan ini seluruh paspor sudah selesai, lalu visa jamaah sudah selesai seluruhnya sebelum kloter pertama berangkat," kata Ghafur.

Ditambahkan, mengenai visa bagi jamaah haji khusus atau ONH Plus, mereka akan diproses setelah visa jamaah haji reguler. Karena harus memperoleh dahulu barcode dari pemerintah Arab Saudi. (ks)

 
Persoalan Tranportasi di Mekkah Belum Tuntas PDF Print E-mail

Jakarta, 27/9 (Pinmas)--Hingga kini, persiapan di Tanah Suci Makkah yang belum tuntas adalah masalah transportasi untuk calhaj Indonesia dari pemondokan menuju Masjidil Haram. "Kendala yang belum tuntas hanya masalah transportasi," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Departemen Agama (Depag), Abdul Ghafur Djawahir, Ahad (27/9).

Menurut Ghafur, pemerintah Indonesia sebenarnya sudah mengajukan masalah ini kepada pemerintah Arab Saudi, namun mereka belum siap untuk memfasilitasi transportasi dari pemondokan ke Masjidil Haram itu.

Bahkan, papar Gahfur, Menteri Agama RI, M Mahtuf Basuni, sudah membuat kerja sama dengan Arab Saudi terkait transportasi. Namun lagi-lagi pemerintah Arab Saudi memang belum siap untuk memenuhi kebutuhan tersebut. "Selain Indonesia, sebenarnya negara-negara lainnya juga meminta agar pemerintah Arab Saudi untuk memfasilitasi transportasi tersebut," tutur dia.

Ghafur menyatakan, untuk menyiasati masalah transportasi, pihaknya bekerja sama dengan Direktorat jenderal Perhubungan Darat, Departemen Perhubungan RI untuk menuntaskannya. "Kami masih melakukan persiapan masalah transportasi ini agar pelaksanaan ibadah rukun Islam yang kelima bagi calhaj Indonesia terlaksana dengan lancar dan sukses," sambung dia.

Gahfur menambahkan, tim pemantau DPR sudah memantau persiapan haji di Makkah, Arab Saudi, sedikitnya dua kali, yaitu sebelum puasa Ramadhan dan sebelum lebaran Idul Fitri. Data yang diterima Depag, papar Gahfur, sopir untuk bus transportasi di Makkah yang warga negara Indonesia (WNI) sebanyak 100 orang. Tim pemantau DPR mengusulkan agar sopir yang warga negara Indonesia ditambah.(rep/ts)

 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 7 of 13

Download

 

Form Pendaftaran
 

Account #

Pembayaran harap di transfer melalui :

Rupiah :

Bank Mandiri

A/C No. 101-00-8018116-5

Cabang Arteri Pondok Indah Jakarta

An. PT Sulwood Siner Reysen

Dolar :

Bank Danamon

A/C No. 0060-859428

Cabang Kemang Jakarta

An. PT Sulwood Siner Reysen

 Rupiah :

 

Bank Central Asia

A/C No. 291 300 6321

Cabang Arteri Pondok Indah Jakarta 

An. PT Sulwood Siner Reysen

 

Siner Online

Info Siner

 

Sinertour Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday132
mod_vvisit_counterYesterday128
mod_vvisit_counterThis week260
mod_vvisit_counterLast week968
mod_vvisit_counterThis month653
mod_vvisit_counterLast month4745
mod_vvisit_counterAll days55656

Polls

Dari mana anda mendapatkan info tentang kami ?
 

PT. SINERTOUR : Jl. RS. Fatmawati No. 55C Jakarta Selatan 12410, Telp : (021) 750 2934, Fax : (021) 769 1304